Diberdayakan oleh Blogger.

  • Rohis Indonesia. Cita Rasa Kebaikan Pelajar (Cakep) Indonesia.

  • Rohis SMA N 11 Palembang berralamat di Jl. Inspekur Marzuki Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat 1, Palembang-Sumatera Selatan
Base Camp: Musholah Riadul Jannah

Total Tayangan Halaman

Profil Musa, Bocah Indonesia yang Jadi Juara Ajang Hafidz Tingkat Dunia

Kamis, 05 Januari 2017


Jakarta, bimasislam—Kabar gembira datang dari arena Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ) International di Sharm El-Sheikh, Mesir yang dihelat sejak 10-14 April 2016. Adalah La Ode Musa (7), peserta termuda dan postur terkecil berhasil menjadi yang terbaik ketiga diajang lomba hafizh anak tingkat Dunia.   

Musa berhasil melewati berbagai soal yang diujikan, bahkan membuat takjub para dewan hakim. MHQ Internasional Sharm El-Sheikh kali inidiikuti oleh 80 orang yang terdiri dari 60 negara. Selain Indonesia dan tuan rumah Mesir, ada Sudan, Arab Saudi, Kuwait, Maroko, Chad, Aljazair, Mauritania, Yaman, Bahrain, Nigeria, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, Thailand, Australia, Ukraina, dan negara-negara lainnya, demikian seperti dilansir sejumlah media online.     

Musa bukanlah yang pertama membawa harum nama Indonesia, tapi musa menjadi istimewa karena usianya yang masih belia. Andai musa ikut kejuaraan itu beberapa tahun kemudian, bukan tidak mungkin dirinya akan menjadi yang terbaik. Musa kecil masih memiliki kendala untuk melafalkan huruf “R” tapi jangan tanya soal hafalan al-Qur’an, dia berhasil membuat pemerintah Mesir takjub.   Selain diganjar juara 3, Musa mendapat undangan kehormatan dari pemerintah Mesir pada peringatan Malam Lailatul Qadar yang diadakan pada Ramadan mendatang. Disebutkan bahwa Presiden Mesir akan memberikan penghargaan secara langsung kepada Musa. Pemerintah Mesir akan menanggung biaya tiket dan akomodasi selama mereka berada di Mesir. Menteri Gomaa menyampaikan takjubnya kepada Musa yang berusia paling kecil dan tidak bisa berbahasa Arab, tapi menghapal Al-Qur’an dengan sempurna, jelas Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Kairo, Lauti Nia Astri Sutedja dalam rilisnya kepada media.   

Siapa La Ode Musa?   La Ode Musa, biasa disapa Abang Musa. Adalah putra dari pasangan Laode Abu Hanifa (34) dan Yulianti (29). Kepada bimas islam Yulianti mengaku sangat gembira mendengar kabar tentang anaknya yang telah berhasil menjadi juara di Mesir. “Sangat senang, saya menangis mendengarnya, alhamdulillah”, ujar Yulianti.   Lahir di Bangka Barat pada 26 Juli 2008, musa adalah anak pertama dari empat bersaudara. Adiknya Lukman (5) Hindun (3) dan Zainal (1). Seperti layaknya anak kecil, musa pun mengalami kesulitan saat pertama bejalar al Qur’an.    “Awalnya ya susah belajar Al-Qur’an, tapi karena Abinya (bapak-red) istiqomah dan sabar dalam mendidik ilmu agama alhamdulillah hasilnya bagus”, ungka Yulianti yang berniat menjadikan semua anaknya hafal Al-Qur’an.   

Meski sudah jadi juara Yulianti berharap anaknya akan lebih giat belajar. “Harus lebih giat belajar, jangan sampe malah tidak belajar”, harapnya.    Yulianti juga menuturkan kalau anaknya biasa saja, cuma dia menerapkan disiplin yang tinggi. “Seminggu ada waktu satu hari untuk bermain, selebihnya ya belajar, untuk yang umum-umum belajar sama saya”, aku Yulianti.   Diakhir pembicaraan dengan bimasislam Yulianti berpesan agar para orang tua terus mendidik anaknya dengan penuh semangat. “kepada para orang tua jangan patah semangat untuk terus mendidik ilmu agama kepada anaknya”, pungkasnya. Musa merupakan satu-satunya perwakilan dari Indonesia dan Juara. Selamat Musa. (syam/foto: dailymoslem)

sumber: klik disini

Jangan Sampai Keasyikan Main Sosial Media Sampai Kamu Ngelupain Etika

Selasa, 16 Agustus 2016



Sadar nggak sih kalau sosial media Indonesia akhir-akhir penuh dengan hate speech dan diskriminasi?  pasti sering lihat kan orang-orang posting tentang hal-hal yang sifatnya jahat, menuduh, memfitnah, dan bahkan sampai melarang keberadaan suatu pihak dengan cara yang kurang sopan. , mengemukakan pendapat itu tidak ada salahnya lho, tapi kalau  sampai melupakan etika, itu nggak baik, hate speech namanya. Kalau ketahuan hate speech, nanti bisa dituntut lho!

Jangan Biarkan Ego  Mendahului  Saat Posting Status

Kalau mau posting status, sebaiknya  tata hati dulu deh. Nggak baik lho posting status sambil marah-marah, nggak keren tuh. Bukannya keren,  malah bakal tampil bodoh di depan orang seluruh dunia. Meskipun privasi  sudah di set jadi private banget, ada lho orang yang nggak suka trus ngescreenshot postingan  dan bakal disebar di sosmed, malu kan?

Meski Jarang yang Nuntut, Tapi Hate Speech Bisa Dibawa ke Pengadilan

Kamu pasti nggak mau kan ke pengadilan cuma gara-gara hate speech  yang disebar di sosmed? Nggak keren banget deh. Jarang memang yang bawa hate speech ke ranah hukum, tapi ada lho, contohnya si pemakan kucing yang pamer kucing yang diburunya ke sosmed, atau yang punya status mengejek kota Jogja di Path yang sampai bikin dia diciduk polisi. Jangan sampai  ditangkep cuma gara-gara hate speech.
Salah satu artis Indonesia, Deddy Corbuzier juga lagi gencar-gencarnya ngedatengin orang-orang yang lempar hate speech ke sosmed Deddy, masa mau disamperin Deddy terus dipamerin di sosmed Deddy kalau kamu pernah hate speech, nggak mau kan?

Jangan Jadi Tong Kosong Nyaring Bunyinya

Salah satu hal yang sering banget dimiliki orang-orang yang punya hate speech adalah mereka nggak mampu berdebat di dunia nyata. Mereka cuma suka cuap-cuap di internet tapi kalau ketemu langsung nyalinya bakal ciut, pengecut banget deh pokoknya. , jangan sampai jadi orang seperti itu ya. Nggak baik lho.


Perlu ingat bahwa kita hidup di dunia ini dengan orang yang beragam, kita boleh berpendapat lain, tapi memaksakan pendapat kita untuk dianggap benar oleh orang lain itu tidak baik. Kita juga nggak boleh jahat dalam mengutarakan pendapat karena kata-kata yang santun akan lebih mudah diterima dari yang tidak.

sumber: klik disini

Babak Baru Siswa

Minggu, 17 Juli 2016


Semangat Kakak, jangan menyerah. Dunia belum berakhir. Kami doakan yang terbaik

Logika: Alasan Anda Jangan Percaya Ramalan Bintang

Sabtu, 16 Juli 2016

Alasan Anda Jangan Percaya Ramalan Bintang, karena menurut hasil pencarian saya di www.google.com, semakin banyak yang berpendapat kalau Astrologi atau Ramalan Bintang atau Horoscope dapat dipercaya, padahal sebaliknya mempercayai Horoscope merupakan kepercayaan yang paling tidak logis dan konyol bahkan cenderung mistis dan tahayul. Dikarenakan, Ramalan bintang percaya bahwa bintang dan planet itu bisa menjelaskan kepribadian dan nasib seseorang. Sampai disini saja sudah mulai tidak masuk akal kan.

Jika kita pikirkan secara logis, manusia memang mahluk sosial yang tidak bisa hidup sendirian. Itu alasannya kenapa kita punya keluarga dan teman. Semua manusia punya keinginan dan kebutuhan untuk dianggap. Tapi, ada sebagian orang yang kemudian bersikap berlebihan dan menganggap kalau nasib mereka berhubungan sama benda-benda di luar angkasa seperti susunan bintang. Langsung saja kita masuk ke alasan pertama Alasan Anda Jangan Percaya Ramalan Bintang:
Alasan Anda Jangan Percaya Ramalan Bintang

1. Ramalan Bintang Dijadikan Sumber Permasalahan
Ketika teman-teman dihadapkan pada suatu masalah ataupun melakukan kesalahan, ada sebagian dari kita bukannya mencari solusi dan introspeksi diri. Kita justru mempercayai kalau masalah yang kita hadapi itu berkaitan dengan ramalan bintang. Sebagai contoh "pantes aja aku banyak masalah, ramalan bintang ku lagi gak bagus nih" Pernyataan seperti itu tidak akan menyelesaikan masalah yang ada juga anda jadi malas mencari solusi. Pada dasarnya kita memang tidak mau bertanggung jawab dengan masalah kita sendiri dan justru mencari kambing hitam.
2. Ramalan Bintang Itu Isinya Cuma Saran
Jika teman-teman membaca ramalan bintang sebaiknya baca ramalan bintang itu dengan teliti. Kamu tidak akan menemukan prediksi akurat disitu, yang ada juga isinya cuma saran yang tidak jelas arah tujuannya kemana. Jika saran itu baik, sah-sah saja tidak apa-apa. Tapi sebaiknya anda mendapatkan saran dari teman atau keluarga daripada dari ramalan bintang yang tidak jelas sarannya dimulai dari mana.
3. Percaya Ramalan Bintang Sama Saja Anda Bersifat Rasis
Kenapa alasan saya seperti itu, karena berarti kamu menilai kualitas orang secara general. Logikanya begini jika kamu percaya ramalan bintang maka kamu akan mempercayai kalau orang yang keras kepala itu pasti lahir di bulan April berbintang Aries. Itu sama saja artinya ketika kamu menilai kalau orang pelit dan perhitungan itu pasti orang Padang.

4. Dapat Menjadi Kebiasaan Dan Gaya Hidup Yang Sudah Dihilangkan
Coba teman-teman ingat kembali kapan mulai membaca ramalan bintang, dan sampai kapan anda membacanya, Jika masih saja anda membaca dan mempercayainya sampai sekarang, ini adalah waktu yang tepat untuk menghentikannya, jika tidak segala sesuatunya kelak akan anda hubungkan dengan ramalan bintang.

5. Percaya Ramalan Bintang Sama Saja Anda Syirik
Bagi teman-teman yang beragama, sudah pasti ajaran agama anda melarang anda untuk menduakan Tuhan. Khususnya di agama Islam, para ulama sudah setuju percaya pada ramalan bintang itu berarti syirik. Karena ketika anda mempercayai selain Tuhan, berarti anda sudah menyekutukan Tuhan. Cukuplah gugusan bintang dijadikan acuan menentukan arah pada malam hari. Jangan sampai dipercayai apalagi dijadikan pedoman hidup.


Sebagai Ilustrasi terakhir jika anda masih saja percaya pada ramalan bintang sama saja dengan anda pergi ke paranormal atau dukun, dan percaya perkataan dukun tersebut kemudian dikasi segelas air yang sudah dibacakan mantra atau diberikan jimat dengan maksud untuk mendapatkan jodoh atau melancarkan rezeki padahal dukun tersebut juga kesusahan perekonomiannya.

sumber klik disini

untuk hukum mempercayai bintang, ramalan, atau sejenisnya dalam pandangan hukum Islam telah dibahas sebelumnya klik disini

12 Atribut & Kegiatan yang Dilarang Pemerintah Dalam Masa Orientasi Siswa (MOS) 2016/2017

Jumat, 15 Juli 2016


 
 
Masa Orientasi Siswa alias MOS yang biasanya jadi kegiatan wajib yang harus diikuti semua siswa baru di sekolah memang masih sering jadi kontroversi. Hal ini disebabkan seringnya siswa disuruh untuk memakai atribut yang aneh sehingga membuat kita terlihat sebeperti badut atau terlihat aneh. Belum lagi bentuk kegiatannya yang sering kali dianggap masih banyak mengandung unsur kekerasan atau perploncoan. Atribut dan kegiatan yang dinilai memplonco ini dianggap sebenarnya enggak penting dan banyak mendapat protes dari orang tua murid.

Nah, untuk kegiatan MOS tahun ajaran 2016/2017 sekarang, pemerintah sengaja mengeluarkan peraturan baru tentang jenis atribut dan kegiatan yang dilarang dalam pelaksanaan MOS ini melalui Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah. Jadi mulai tahun ajaran 2016/2017 ini Masa Orientasi Siswa (MOS) diubah namanyma masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Kegiatannya maksimal dilaksanakan selama 3 hari dan penyelenggara adalah guru, pada hari dan jam sekolah, enggak boleh melibatkan alumni. Senior hanya boleh membantu guru, bukan sebagai pelaksana. Selain itu, ada juga atribut dan kegiatan yang dilarang, Ini dia 12 atribut & kegiatan yang dilarang pemerintah dalam Masa Orientasi Siswa (MOS) tahun ajaran 2016/201.

Atribut yang Dilarang

Berdasarkan Lampiran III Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 secara tegas sekolah *DILARANG MEWAJIBKAN* siswa baru untuk memakai atribut sebagai berikut:

1.  Tas  karung,  tas  belanja  plastik, dan sejenisnya.
2.  Kaos  kaki  berwarna-warni  tidak simetris, dan sejenisnya.
3.  Aksesoris  di  kepala  yang  tidak wajar.
4.  Alas kaki yang tidak wajar.
5. Papan nama yang berbentuk rumit dan  menyulitkan  dalam pembuatannya  dan/atau  berisi konten yang tidak bermanfaat.
6.  Atribut  lainnya  yang  tidak  relevan dengan aktivitas pembelajaran.
 

Kegiatan yang Dilarang

Selanjutnya Berdasarkan Lampiran III Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 dinyatakan secara tegas dalam masa Orientasi siswa Baru atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah *DILARANG* melakukan aktivitas sebagai berikut

1.  Memberikan  tugas  kepada  siswa baru  yang  wajib  membawa  suatu produk dengan merk tertentu.
2.  Menghitung  sesuatu  yang  tidak bermanfaat  (menghitung  nasi, gula, semut, dsB-).
3.  Memakan dan meminum makanan dan  minuman  sisa  yang  bukan milik masing-masing siswa baru.
4.  Memberikan  hukuman  kepada siswa  baru  yang  tidak mendidik  seperti  menyiramkan air  serta  hukuman  yang bersifat fisik  dan/atau mengarah pada tindak kekerasan.
5.  Memberikan  tugas  yang  tidak masuk  akal  seperti  berbicara dengan  hewan  atau  tumbuhan serta  membawa  barang  yang sudah tidak diproduksi kembali.
6.  Aktivitas  lainnya  yang  tidak relevan  dengan  aktivitas pembelajaran.

Untuk info lebih lanjut, kita bisa baca atau download Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah di jdih.kemdikbud.go.id

sumber: klik disini
 

Menyimak Kicau Merajut Makna (kumpulan tweet dari akun @salimafillah)-2012

Kamis, 14 Juli 2016

     Semula buku ini kukira hanya kumpulan beberapa kalimat sepert up date status, rasanya akan mendapatkan penjelasan sepotong-sepotong. Ternyata ada pengetahuan yang berusaha dikupas secara ringkas dan easy to know. Kalau boleh dikatakan buku ini dapat dijadikan bahan pengantar pengetahuan dan berisi nasihat-nasihat kebaikan. Tentunya kicauan ini cukup untuk memuaskan dahaga pengetahuan dan pencerahan, kita masih dianjurkan untuk membaca dari kitab aslinya. Salihin dan salihat, itulah kata sapa yang dipakai oleh Salim A.Fillah, tiada yang sia-sia dari buku ini, ingin sekali mengutip semua ada untuk dijadikan pengingat sesama. Kira-kira ada 225  judul tweet dari akun @salimafillah yang menjadi  pilihan untuk disimak.Selamat menikmati. =)
 
sumber: klik disini

Tips Menjaga Istiqomah Ba'da Ramadhan

"Sungguh merugi seseorang yang mendapati bulan Ramadhan, lalu ia keluar darinya sebelum ia diampuni (dosa-dosanya)." 
(HR.Tirmidzi dari Abu Hurairah )
Ramadhan 1434 H segera berlalu. Sedih ya... khawatir dengan semangat membara dalam ibadah akan luntur seiring dengan berlalunya Ramadhan. Tinggal menghitung hari untuk Idul Fitri.

"Balasan dari perbuatan kebaikan adalah dia mengamalkan kebaikan berikutnya". Maka barangsiapa yang mengamalkan satu kebaikan lalu dia menyertainya dengan kebaikan berikutnya, itu merupakan tanda diterimanya amalan kebaikan yang sebelumnya, sebagaimana pula orang yang melakukan sebuah kebaikan lalu menyertainya dengan keburukan, itu merupakan tanda ditolaknya amalan kebaikannya dan tidak diterima."
Jika Ramadhan kita sanggup tilawah khatam dalam 1 bulan, tarawih tiap hari, sanggup sahur pada dini hari dan berpuasa menahan segala hawa nafsu (termasuk menahan nafsu amarah, nafsu belanja, nafsu ngegosip, dll). Bagaimana kita menghadapi 11 bulan kedepan??
Tanda-tanda kesuksesan Ramadhan adalah jika Ramadhan tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Tanda kesuksesan Ramadhan tahun ini ialah dengan melihat bagaimana kita menjalankan ibadah selama 11 bulan kedepan.
Amalan- amalan yang dilakukan seorang hamba dalam mendekatkan diri kepada Rabb-nya di bulan Ramadhan, tidaklah terputus meskipun bulan Ramadhan telah usai. Maka selama seorang hamba masih hidup, maka amalan saleh tetap ada. Kebanyakan manusia merasa senang tatkala berlalunya bulan Ramadhan, disebabkan karena ia merasa berat dengan berpuasa, merasa bosan dan terasa terlalu lama. Orang yang demikian keadaannya, tidak akan kembali berpuasa setelah Ramadhan dalam waktu cepat. Maka orang yang kembali berpuasa setelah Ramadhan berlalu menunjukkan rasa senangnya dia berpuasa, dan dia tidak merasa bosan, berat dan tidak merasa terpaksa. Ada seseorang berkata kepada Bisyr: ada satu kaum yang mereka melakukan ibadah dan bersungguh- sungguh di bulan Ramadhan. Maka Beliau menjawab: seburuk- buruk kaum adalah mereka yang tidak mengenal hak Allah -Azza Wajalla- kecuali di bulan Ramadhan. Seorang yang saleh adalah yang beribadah dan bersungguh- sungguh sepanjang tahun.
(ringkasan dari kitab Lathaif al-ma'arif,Ibnu Rajab Al-Hambali: 393- 400)
Istiqomah merupakan ketaatan dan ikhlas dalam beramal dan beribadah kepada Allah. Istiqomah dapat pula dikatakan sebagai konsisten dalam beribadah. Tentu  sebagai manusia, kita memiliki kelemahan dan lalai dalam melaksanakannya (beribadah kepada Allah). Maka kita dituntut tetap pada jalan yang lurus menuju Allah dan memohon ampun kepada-Nya. (QS.Al Fushilat:6)


Abu Yazid rahimahullah berkata : "Saya awalnya membawa jiwaku untuk beribadah kepada Allah dalam keadaan menangis (lelah), namun saya terus menerus memaksanya sehingga iapun menghadapNya dalam keadaan tertawa (bahagia)." (ThariquL Hijratain 1/474H)

Berikut tips menjaga istiqomah ba'da (setelah) Ramadhan:
  1. Puasa sunnah setelah Ramadhan. Ada berbagai pilihan puasa sunnah setelah Ramadhan diantaranya Syawal, Ayyaumul Bidh, Senin-Kamis, dll.
  2. Melaksanakan qiyamul lail (sholat malam) minimal shalat Tahajud satu pekan sekali
  3. Tilawah Al-Qur'an tiap hari dan mentadaburinya
  4. Bersedekah tiap mendapatkan rezeki
  5. Berdzikir setiap saat
  6. Mendatangi majelis orang-orang saleh.    
  7. Berusaha meningkatkan ketaqwaan dan menjaga amalan seperti yang dilakukan di bulan Ramadhan
Agar tetap istiqomah, dalam beribadah kita tak sekadar mengerjakan ibadah wajib saja, tentunya kita berusahan dengan menambah ibadah sunnah lainnya seperti tuntunan Rasulullah saw.
Rasulullah bersabda: "Dan tidaklah hambaKu terus-terusan mendekatkan diri kepadaKu dengan ibadah-ibadah sunat sehingga Aku mencintainya"
(HR Bukhari dan Muslim)
Wallahu'alam 
 
Sumber: klik disini
 

Most Reading

Blogger templates